Kamis, 11 April 2013

Duniamu, Bukan Untukku



Seringkali aku coba berlari mencari arti pasti

Banyak sendu kulebur untuk meraih tetes puih

Senandung angin yang bertiup

Mengikuti dentuman detik jarum waktu

Hanya untuk menggapaimu

Aku terpungkur redup tak sanggup berlabuh

Setengah nyawa ku habiskan demi duniamu

Guguran daun menjadi saksi lika-liku jalanku

Tetapi angin membawa takdir lain

Bertangan dingin dan menjelaskan

Bahwa duniamu, bukan untukku

Aku jatuh tertatih, meringkih

Tak tahu untuk apa lagi harus di dunia



3 Januari 2013

Masyitha
‘poetry create’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar